Mengukur Pengaruh Kekuatan Senyuman Seseorang Yang Tidak Hanya Sebatas Ibadah

Posted on: Maret 19, 2017, by :
Mengukur kekuatan senyum

 

Senyum merupakan gambaran imajinasi yang semua orang ingin membanyangkannya. Rasanya tidak ada manusia yang tidak ingin melihat senyuman, lebih-lebih senyuman dari orang terdekat mereka ataupun senyuman dari orang yang paling berharga dalam hidup mereka. Kenapa semua orang begitu mudah tertarik hanya karena sebuah senyuman?.
Apa senyum itu sebenranya ? 
Menurut referensi resmi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), senyum adalah gerak tawa ekspresif yang tidak bersuara untuk menunjukkan rasa senang, gembira, suka dan sebagainya dengan mengembangkan sedikit bibir, senyuman di kategorikan dalam bentuk komunikasi yang non verbal atau komunikasi tanpa bersuara. Penelitian telah banyak dilakukan yang menyatakan bahwa komunikasi non-verbal lebih mudah mempengaruhi seseorang hingga 90%, tentunya senyum merupan salah satu dari komunikasi non-verbal yang paling mudah dan sangat efektif.
 
Manfaat Senyum
Semua orang pasti akan setuju jika kita mengatakan bahwa senyuman adalah salah satu tanda untuk menunjukkan rasa senang, bahagia dan kepuasan. Akan tetapi, tidak banyak orang tau bahwa senyuman itu tidak hanya sebatas itu, selain senyuman merupakan ibadah senyum juga mengandung banyak manfaat yang tersembunyi, diantaranya adalah;
1. Senyum berpengaruh terhadap kesehatan, karena senyum dapat;
  • Menggantikan aktivitas olahraga
  • Mengurangi infeksi paru-paru
  • Mengurangi sakit jantung
  • Meningkatkan semangat dan kesehatan
  • Mengurangi dua hormon dalam tubuh yaitu eniferin dan kortisol
  • Mempercepat proses penyembuhan penyakit
  • Mengurangi rasa nyeri atau sakit
  • Obat awet muda
2. Senyum dapat mempengaruhi keadaan jiwa tau psikologi seseorang, karena senyum bisa;
  • Mengurangi stress
  • Meningkatkan kekebalan secara psikologis
  • Menjadi lebih rileks
  • Memberi kesan berseri dan optimis
3. Senyum adalah ibadah di mata agama karena;
  • Merupakan sedekah
  • Obat rohani
  • Tanda kemurahan hati
4. Senyum dapat menambah good looking seseorang karena dapat;
  • Menambah daya tarik
  • Memperbaiki penampilan
  • Menunjukkan kebahagiaan
  • Lebih disegani
Melihat berbagai manfaat dari senyum, maka sangat pantas kita mengatakan bahwa senyum tidak hanya sebatas ibadah sebagaimana kita tau dalam ajararan agama islam. Selain manfaat yang sudah kita jabarkan diatas, ternyata senyum juga menjadi senjata ampuh Rasullullah SAW dalam berdakwah sampai beliau mampu membawa sebuah peradaban dalam kehidupan manusia hingga saat ini. Senyum merupakan salah satu instrumen di dalam berdakwah yang dipakai Rasullah dalam mempengaruhi orang-orang yang awalnya membencinya dengan sangat hingga mencintainya dengan penuh kerinduan. Berdasarkan sebuah riwayah pada zaman Rasulullah dimana suatu ketika terdapat seorang Badui yang menarik sorban Beliau hingga tercekik dan tarikan sorban itu meninggalkan bekas pada leher Rasulullah karena ia meminta sesuatu dari Beliau. Orang badui ini berpikir, pasti setelah ia melakukan hal tersebut, Rasulullah akan marah. Tapi yang terjadi adalah sebaliknya, ia terkesima menatap Rasulullah yang tidak marah atas perlakuannya yang sangat kasar, tatapi justru Rasul tersenyum dengan ikhlas kepadanya. Akhirnya, senyum ikhlas Rasulullah, membawa orang Badui ini menikmati indahnya Islam.
Kekuatan senyuman juga sangat mempengaruhi keadan fsikologi  dan kondisi fisik seseorang, Banyak orang beranggapan bahwa penyakit tubuh itu tiada kaitannya dengan jiwa, demikian juga sebaliknya penyakit jiwa tidak ada kaitannya dengan tubuh. Hal ini tidak benar, karena keduanya memiliki keterkaitan, dimana salah satu akan mempengaruhi yang lain. Mari kita lihat ketika kita akan menghadapi suatu hal yang menegangkan tubuh kita bereaksi melalui munculnya banyak keringat di tubuh (keringat dingin), telapak tangan berkeringat, lutut bergetar, bahkan pada beberapa orang bisa bereaksi mencret-mencret  dan lain sebagainya. Atau pada sebagian orang ketika dia stress,reaksinya muncul jerawat, berat badan naik dan sebagainya. Bahkan lebih parah lagi bisa berupa serangan jantung.
Senyum dan Psikologi
Senyum akan mempengaruhi keadaan psikolgi seseorang, dalam dunia kedokteran disebut dengan psikomatis dimana psiko artinya pikiran dan soma artinya tubuh. Jadi, penyakit psikosomatis artinya penyakit yang timbul atau disebabkan oleh kondisi mental atau emosi/pikiran seseorang. Penyakit psikosomatis sekarang ini sering juga disebut dengan penyakit psikofisologis. Gangguan psikosomatik  dapat meliputi gangguan atau penyakit dengan gejala-gejala yang menyerupai penyakit fisik dan diyakini adanya suatu hubungan yang erat antara suatu peristiwa psikososial tertentu dengan timbulnya gejala-gejala tersebut. Gangguan psikosomatik ini banyak ditemukan pada praktek dokter sehari-hari; namun gangguan ini sering kali diabaikan dan bahkan dilupakan.
Untuk bisa memahami dan menyembuhkan penyakit psikosomatis kita perlu mengerti cara kerja pikiran, sifat pikiran, hukum pikiran, khususnya pikiran bawah sadar, pengaruh emosi terhadap tubuh fisik, dan teknik terapi yang sesuai. Dalam sebuah buku yang sangat popular berjudul “The Healing dan Discovering the Power of the Water”  yang di tulis oleh Dr. Masaru Emoto, buku tersebut menceritakan tentang beberapa gejala kejiwaan yang berkaitan erat dengan penyakit tubuh.
Dr. Masaru Emoto lahir 22 Juli 1943 dan meninggal tanggal 17 Oktober 2014, dia adalah seorang seorang peneliti dari Hado Institute di Tokyo, Jepang pada tahun 2003 yang melalui penelitiannya mengungkapkan suatu keanehan pada sifat air. Melalui pengamatannya terhadap lebih dari dua ribu contoh foto kristal air yang dikumpulkannya dari berbagai penjuru dunia, Emoto menemukan bahwa partikel molekul air ternyata bisa berubah-ubah tergantung perasaan manusia disekelilingnya, yang secara tidak langsung mengisyaratkan pengaruh perasaan terhadap klasterisasi molekul air yang terbentuk oleh adanya ikatan hydrogen. (sumber : Wikipedia)
Diantara beberapa hal yang penulis sebutkan dalam buku tersebut adalah sebagai berikut;
  • KeMARAHan selama 5 menit akan menyebabkan sistem imun tubuh kita menjadi lemah selama 6 jam.
  • Kemarahan sering kali menimbulkan rasa DENDAM dan berujung pada MENYIMPAN KEPAHITAN dalam hati, hal ini akan menyebabkan imun tubuh kita mati.. Dari situlah bermula segala penyakit, seperti Stress, Kolesterol, Hipertensi, Serangan Jantung, Rhematik, Arthtritis, Stroke (perdarahan/penyumbatan pembuluh darah dan lainnya)
  • Ketika seseorang mengalami STRESS berlebihan, maka kita sering mengalami Gangguan Pencernaan.
  • Kemudian perasaan KHAWATIR, akan membuat mudah terkena penyakit Nyeri Bahu atau pinggang
  • Apabila kita memiliki perasaan MUDAH TERSINGGUNG, maka kita akan cenderung terkena penyakit Insomnia (susah tidur).
  • Apabila kita sering mengalami KEBINGUNGAN, maka kita akan terkena Gangguan Tulang Belakang Bagian Bawah.
  • Apabila kita sering membiarkan diri kita merasa TAKUT yang BERLEBIHAN, maka kita akan mudah terkena penyakit GINJAL.
  • Apabila kita suka ber-NEGATIVE THINKING, maka kita akan mudah terkena DYSPEPSIA (penyakit sulit mencerna).
  • Apabila kita mudah EMOSI & cenderung PEMARAH, maka kita terdedah terhadap penyakit HEPATITIS.
  • Apabila kita sering merasa “SOMBONG” (tidak pernah peduli) terhadap lingkungan, maka kita akan berpotensi mengalami Penurunan Kekebalan Tubuh.
  • Apabila kita sering MENGANGGAP MUDAH semua persoalan, maka hal ini boleh mengakibatkan penyakit Diabetes.
  • Apabila kita sering merasa KESEPIAN, maka kita boleh terkena penyakit Demensia Senelis (berkurangnya memori dan kontrol fungsi tubuh).
  • Apabila kita sering BERSEDIH dan merasa selalu RENDAH DIRI, maka kita boleh terkena penyakit Leukemia (kanser darah putih)

Dari beberapa poin penting yang dijelaskan dalam buku tersebut jelas terlihat bahwa keadaan psikologis seseorang akan sangat mempengaruhi keadaan fisik tubuh seseorang. Sehingga jika kita ingin memiliki kondisi fisik yang sehat dan baik maka kita harus memperbaiki keadaan psikologi kita. Salah satu cara paling sederhana adalah dengan senyum, karena senyum akan memberi pengaruh positif terhadap keadaan jiwa kita sebagaimana sudah kita jelaskan panjang lebar di atas. Sekian artikel tentang mengukur pengaruh kekuatan senyum seseorang, semoga bermanfaat buat semua pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *