Cara Membuat Peta Gampong KKN dan Peta Administrasi Daerah Menggunakan Aplikasi ArcGis

Posted on: Februari 21, 2017, by :
Hallo sobat samalangaku.com semua, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan tutorial bagaimana membuat peta gampong KKN yang selama ini banyak diperlukan oleh mahasiswa yang sedang dalam program KKN dimana mereka diharuskan untuk membuat peta gampong tempa mereka mengabdi. Selain itu pembuatan peta juga sangat sering dibutuhkan oleh mahasiswa yang sedang melakukan penelitian dimana mereka harus memasukkan lokasi penelitian mereka di dalam laporan penelitian mereka, dan biasanya dosen tidak mau mahasiswanya membuat peta administrasi dengan menggunakan aplikasi asal-asalan, mereka diwajibkan menggunakan aplikasi resmi pembuatan peta yaitu aplikasi ArcGis.
Aplikasi ArcGis tidak hanya diperlukan oleh mahasiswa yang sedang KKN dan Penelitian saja tetapi juga dibutuhkan oleh mahasiswa yang ada di jurusan Pertanian, Infrormatika, Geologi, Pertambangan dan Ekonomi. Hal ini karena ArcGis tidak hanya berguna untuk membuat peta penelitian melainkan untuk kebutuhan pemetaan wilayah, daerah dan kegunaan lahan. Selain mahasiswa, aplikasi ini juga sangat dibutuhkan oleh instansi pemerintahan seperti Bappeda dalam melakukan pemetaan pembangunan dan menentukan tata guna lahan dalam menetukan pembangunan yang tepat.
Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan cara lengkap membuat peta gampong KKN dan peta administrasi penelitaan yang sangat dibutuhkan mahasiswa. Berikut adalah cara-cara yang harus anda ikuti dalam tahapan membuat peta tersebut.
1. Buka aplikasi ArcGis yang sudah terinstall di laptop anda. Jika belum ada ArcGis maka anda harus menginstallnya terlebih dahulu.

2. Sekarang sabagai contoh kita akan membuat peta penelitian di Kec. Simeulue Timur Kab. Simuelue Provinsi Aceh.

3. Klik tanda tambah yang ada di bawah menu tool ArcGis, kemudian add file kecamatan, kabupaten, batas kabupaten, batas kecamatan dan lainnya yang anda perlukan. Pastikan file yang anda add adalah dalam bentuk .shp.

Jika anda tidak memiliki data .shp, berikut kami bagikan untuk data shp provinsi aceh lengkap dengan kecamatan, batas kecamatan dan kabupaten, sungai, jalan dan lainnya. Silakan Download.

3. Jika langkah yang anda lakukan benar maka tidak akan ada error yang terjadi. Jika ada error berarti ada kesalahan, silakan ulangi langkanya dengan benar sehingga tidak ada error dan anda mendapat tampilan seperti di bawah ini.

4. Langkah selanjutnya adalah menentukan wilayah penelitian dengan beberapa cara berikut ini:

  • Kita akan membuat 4 file shp baru dengan modal shp utam yang sudah anda download tadi. diantara file shp yang akan kita buat adalah shp khusus Kabupaten Simeulue, shp semua kabupaten selain Kabupaten Simeulue, shp khusus Kecamatan Simeulue Timur dan shp semua kecamatan selain Kecamatan Simeulue Timur.
  • Untuk membuat shp khusus Kabupaten Simeulue silakan klik di layer sebelah kiri di monitor anda, klik kanan pada file shp BatasKabupaten2010_Finish.shp. kemudian pilih properties – general, kemudian namakan file tersebut menjadi “Kab. Simeulue” yang tertera di kotak Layer Name. Selanjutnya pilih pada menu Difiniton Query – Query Builder dan kemudian akan muncul kotaknya. Klik dua kali pada “KABUPATEN” kemudian klik dua kali pada tanda “=” selanjutnya pilih pada “Get Unique Value” dan klik dua kali pada Kabupaten Simeulue. Sehingga akan mengahasilkan rumus seperti ini “KABUPATEN” = “Simeulue”. Kemudian klik Ok. Selanjutnya untuk memunculkan nama di setiap Kabupaten silakan klik menu Labels dan kemudian centang pada kotak “Labels Features In this Layer” dan anda bisa melakukan kreatifitas lainnya di menu ini seperti memilih font, ukuran dan warna yang ingin anda tampilkan. Jika semua sudah silakan klik Ok.
  • Untuk membuat shp semua kabupaten selain Kabupaten Simeulue silakan klik di layer sebelah kiri di monitor anda, klik kanan pada file shp BatasKabupaten2010_Finish.shp (file shp ini harus anda input baru karena file shp tadi sudah digunakan untuk shp khusus Kabupaten Simeulue. kemudian pilih properties – general, kemudian namakan file tersebut menjadi “Kabupaten Selain Simeulue” yang tertera di kotak Layer Name. Selanjutnya pilih pada menu Difiniton Query – Query Builder dan kemudian akan muncul kotaknya. Klik dua kali pada “KABUPATEN” kemudian klik dua kali pada tanda “< >” selanjutnya pilih pada “Get Unique Value” dan klik dua kali pada Kabupaten Simeulue. Sehingga akan mengahasilkan rumus seperti ini “KABUPATEN”< >”Simeulue”. Kemudian klik Ok. Selanjutnya untuk memunculkan nama di setiap Kabupaten silakan klik menu Labels dan kemudian centang pada kotak “Labels Features In this Layer” dan anda bisa melakukan kreatifitas lainnya di menu ini seperti memilih font, ukuran dan warna yang ingin anda tampilkan. Jika semua sudah silakan klik Ok.
  • Untuk membuat shp khusus Kecamatan Simeulue Timur silakan klik di layer sebelah kiri di monitor anda, klik kanan pada file shp p11_kecamatan_a.shp. kemudian pilih properties – general, kemudian namakan file tersebut menjadi “Kec. Simeulue” yang tertera di kotak Layer Name. Selanjutnya pilih pada menu Difiniton Query – Query Builder dan kemudian akan muncul kotaknya. Klik dua kali pada “Kecamatan” kemudian klik dua kali pada tanda “=” selanjutnya pilih pada “Get Unique Value” dan klik dua kali pada Kecamatan Simeulue Timur. Sehingga akan mengahasilkan rumus seperti ini “Kecamatan” = “Simeulue Timur”. Kemudian klik Ok. Selanjutnya untuk memunculkan nama di setiap Kabupaten silakan klik menu Labels dan kemudian centang pada kotak “Labels Features In this Layer” dan anda bisa melakukan kreatifitas lainnya di menu ini seperti memilih font, ukuran dan warna yang ingin anda tampilkan. Jika semua sudah silakan klik Ok.
  • Untuk membuat shp semua kacamatan selain Kecamatan Simeulue Timur silakan klik di layer sebelah kiri di monitor anda, klik kanan pada file shp p11_kecamatan_a.shp. (file shp ini harus anda input baru karena file shp tadi sudah digunakan untuk shp khusus Kecamatan Simeulue Timur. kemudian pilih properties – general, kemudian namakan file tersebut menjadi “Kecamatan Selain Simeulue Timur” yang tertera di kotak Layer Name. Selanjutnya pilih pada menu Difiniton Query – Query Builder dan kemudian akan muncul kotaknya. Klik dua kali pada “Kecamatan” kemudian klik dua kali pada tanda “< >” selanjutnya pilih pada “Get Unique Value” dan klik dua kali pada Kabupaten Simeulue. Sehingga akan mengahasilkan rumus seperti ini “Kecamatan”< >”Simeulue”. Kemudian klik Ok. Selanjutnya untuk memunculkan nama di setiap Kabupaten silakan klik menu Labels dan kemudian centang pada kotak “Labels Features In this Layer” dan anda bisa melakukan kreatifitas lainnya di menu ini seperti memilih font, ukuran dan warna yang ingin anda tampilkan. Jika semua sudah silakan klik Ok.
  • Karena kita memiliki 4 shp atau 4 layer maka kita harus membedakan dengan mengantikan warna untuk setiap layer dengan cara yang sama yaitu masuk ke dalam properties dan pilih menu “Symbology”. Silakan atur warna sesuai dengan kebutuhan anda. ataupun anda bisa langsung klik dua kali di atas warna pada layernya kemudian akan muncul kotak untuk mengatur warna, anda bisa melakukan mengaturan warna sesuai dengan tool yang sudah tersedia.
Jika langkah di atas sudah anda lakukan dengan benar maka akan keluar hasil seperti dibawah ini (Warna bisa saja beda karena sesuai yang anda pilih tadi ).
5. Selanjutnya kita tinggal membuat framenya saja dengan beberapa atribut yang harus kita masukkan. Langkahnya seperti berikut ini;
  • Kita harus pindah ke layer view terlebih dahulu, silakan klik pada bagian bawah sebelah kiri anda.
  • Selanjutnya kita tinggal memasukkan keterangan yang diperlukan seperti membuat judul peta, memasukkan gambar atau logo, memasukkan lagenda, memasukkan skala dan arah mata angin, tulisan, sumber peta dan peta indeks.
  • Untuk membuat semua itu anda bisa memanfaatkan tool yang sudah tersedia di atas, seperti gambar di bawah ini.
  • Jika sudah, maka sebagai contoh anda akan melihat hasil yang sesuai gambar ini.
Itulah hasil akhir dari peta yang kita buat. Kelihatannya sangat sederhana namun, anda bisa berkreasi sendiri untuk menambah daya tarik pada peta. Akan tetapi, yang harus anda tau adalah bahwa Legenda, Scala, Arah Mata Angin, Sumber, Peta Indek dan Keterangan pemilik peta adalah hal yang standar digunakan oleh semua orang. Jadi Pastika tidak ada yang tinggal jika anda ingin membuat peta yang benar dan sesuai aturan.
Sekian dulu postingan kami kali ini  dengan harapan artikel ini dapat bermanfaat bagi semua yang membutuhkan terutama bagi mahasiswa yang sedang menjalani KKN dan Penelitian Tugas Akhir. Kami menyadari bahwa artikel di atas tidak membahas dengan sangat detail setiap langkahnya sehingga sangat memungkinkan muncul kebingungan bagi anda. Oleh karena itu jangan segan untuk mengkontak kami untuk menanyakan hal yang ingin anda tau karena kami selalu siap membantu dan membalas setiap pertanyaan anda. Semoga tulisan ini bermanfaat.

2 thoughts on “Cara Membuat Peta Gampong KKN dan Peta Administrasi Daerah Menggunakan Aplikasi ArcGis

  1. Hiya very cool blog!! Man .. Excellent ..
    Wonderful .. I will bookmark your web site and take the feeds also?

    I am happy to search out so many helpful information right here
    in the publish, we need work out extra techniques in this regard,
    thank you for sharing. . . . . .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *